"Lebih mudah bersabar di waktu sempit ketimbang bersabar di waktu lapang"
Sabar, kata yang sangat mudah diucap lisan, namun susah diresap hati. Banyak insan yang mengata sabar, namun perilaku tak mencerminkan kata sabar. Sabar berbuah pahala yang tiada terhingga, ibarat lautan yang tak kering walau ditimba puluhan kali. Begitulah sabar, sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh insan yang telah dipilih-Nya.
Waktu sempit, saat tak ada pundi-pundi uang yang cukup di genggaman, kita mampu bersabar untuk bertahan. Tidak membelanjakannya bila tidak mendesak. Dan tidak pula membelanjakannya untuk hal-hal unfaedah dan tak bermanfaat. Kita puas hanya dengan yang dimiliki sekarang dan tak berangan-angan lebih dengan kata seandainya dan seandainya. Meskipun ingin gadget yang canggih, mobil yang mewah ataupun pakaian yang indah, kita selalu mampu bertahan untuk tidak membelinya karena memang tak ada kesanggupan untuk membeli. Namun saat kelapangan datang dan harta melimpah ruah, masihkah kita sanggup bertahan untuk tidak membelinya? Mencukupi rasa dahaga akan kemewahan dunia? Jawabnya mungkin tidak! Hati yang lemah dengan kelapangan, membuat kita menurunkan waspada terhadap kesabaran. Kita terbuai untuk membeli barang-barang unfaedah dan tak bermanfaat. Toh, uang kita banyak, untuk apa ditahan. Selanjutnya bakal banyak barang-barang memenuhi ruangan rumah yang sebagian besar tidak kita perlukan demi memenuhi hasrat dalam diri. Tanpa sadar kita telah melakukan pemborosan yang mendekatkan diri kepada syaiton.
Bersabar memang hal yang sulit apalagi dikipasi oleh napsu yang datangnya dari syaiton. Kelapangan menjadi bukti nyata melemahkan iman bila kita tak mampu mengelolanya. Masih ingatkah kita dengan Qorun, pria miskin yang taat beribadah. Dia selalu beribadah kepada tuhan-Nya siang dan malam. Tak pernah lelah dan putus asa sampai Allah Swt mengabulkan segala doanya dan menjadi sosok kaya di kota itu pada masanya. Qorun, pria miskin yang taat beribadah, kini terlihat jarang beribadah dan meminta kepada tuhan-Nya seperti dahulu sebelum harta mendatanginya. Kini dia disibukkan dengan emas dan harta, dan lupa pada Allah yang menganugerahkan semua kepadanya. Dengan harta, dirinya berkuasa dan merasa lebih hebat hingga mengaku menjadi tuhan. Lihat, betapa kelapangan dan harta mampu membuat seseorang menjadi buta. Sabar kini tiada arti lagi bagi mereka-mereka yang lupa.
Lantas apakah kita bernah perfikir, bahwa kita adalah salah satu jelmaan Qorun di zaman milenial, zaman yang tak lepas dari teknologi canggih dan gadget? Sebelum datangnya gadget yang canggih, kita tidak pernah berprilaku ria dan sombong dengan menampilkan harta dan kelapangan pada khalayak ramai melalui sosial media karena pada zaman itu kita belum mengenal istilah sosmed, dan gadget yang digunakan pun hanya sebatas kirim SMS dan sambungan selular. Saat itu Kita mampu bersabar dalam keterbatasan. Namun setelah gadget dan sosmed menjadi virus dalam setiap sendi darah kita, kita menjadi lupa untuk bersabar. Kesombongan dan sifat ria nampak pada setiap status dan foto yang kita upload di sosmed. Tak jarang pula aurat yang biasanya kita tutup, kini terpajang bebas bagai lukisan indah yang menjadi candu mata bagi yang melihatnya. Sadar atau tidak sadar, kita melakukannya. Sabar pun serasa menguap dan terbang entah kemana. Seandainya kita sabar, lapang ataupun sempit, kita tetaplah kita. Tak mudah untuk tergoda dan tetap istiqomah di jalan-Nya. Ini bukan celaan, hanya mengingatkan bagi diri kita, kita dan kita.
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 22 Juni 2019
Minggu, 02 Juni 2019
Larangan Memperjual Belikan Darah Dalam Islam
Darah adalah jaringan cair yang terdiri dari dua bagian, yaitu cairan yang disebut plasma dan sel darah. Darah secara keseluruhan kira-kira seperduabelas dari badan atau kira-kira lima liter.
Darah merupakan jaringan cair yang ada di dalam tubuh makhluk hidup yang terdiri atas dua bagian yaitu plasma dan sel darah. Secara keseluruhan darah mengisi seperdua belas di dalam tubuh atau kira-kira lima liter. Luka akibat kecelakaan dapat menyebabkan keluarnya cairan darah di dalam tubuh sehingga mengakibatkan volumenya ikut berkurang. Kekurangan volume darah di dalam tubuh makhluk hidup khususnya manusia dapat mengakibatkan metabolisme di dalam tubuh terganggu bahkan ada yang meregang nyawa apabila kekurangan darah yang berlebihan. Untuk mengatasi hal tersebut maka dilakukanlah transfusi darah.
Transfusi darah ialah memasukkan darah orang lain ke dalam pembuluh darah orang yang memerlukan tambahan darah dengan tujuan untuk menyelamatkan jiwa seseorang. Menurut Asy-Syekh Husnain Muhammad Makhluuf “Transfusi darah adalah memanfaatkan darah manusia, dengan cara memindahkannya dari (tubuh) orang yang sehat kepada orang yang membutuhkannya, untuk mempertahankan hidupnya.
Darah yang dibutuhkan untuk transfusi dapat dilakukan secara langsung bisa pula melalui suatu lembaga seperti Palang Merah Remaja (PMI) atau Bank Darah. Lantas bagaimana proses transfusi darah melalui lembaga seperti PMI atau Bank Darah? Biasanya PMI atau Bank darah menyediakan kantung darah yang dihargai dengan rupiah bagi orang-orang yang memerlukannya. Dari sana timbullah suatu pertanyaan, bagaimana hukum jual beli darah tersebut di dalam islam. Padahal dapat kita ketahui bahwa darah merupakan benda najis yang haram untuk dimakan dan diperjualbelikan. Namun bagaimana dengan permasalahan seperti ini. Apakah termasuk dalam jual beli yang diharamkan?
“Rasulullah S.A.W. pernah bersabda, “Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya mengharamkan memperjualbelikan khamr, bangkai, babi, dan berhala.” Lalu Rasul ditanya para sahabat, “Bagaimana (orang Yahudi) yang memanfaatkan minyak bangkai; mereka pergunakan untuk memperbaiki kapal dan mereka gunakan untuk menyalakan lampu? Rasul menjawab, “Semoga Allah melaknat orang Yahudi, diharamkan Minyak (lemak) bangkai bagi mereka, mereka memperjualbelikannya dan memakan (hasil) harganya.”
Dari hadist di atas dapat kita ketahui bahwa rasulullah melarang memperjual belikan benda najis, termasuk darah. Menurut hukum asalnya menjual darah adalah haram. Namun para ulama sepakat bahwa memperjualbelikan barang najis yang memiliki manfaat bagi manusia diperbolehkan seperti menjual belikan kotoran hewan untuk keperluan pupuk.
Menurut Mazhab Iman Hanafi dan Dzahiri, Islam memperbolehkan jual beli barang najis yang memiliki manfaat yang besar bagi manusia seperti jual beli kotoran hewan untuk pupuk. Dengan hukum tersebut maka dapat diqiyaskan bahwa jual beli darah dalam rangka menolong jiwa seseorang diperbolehkan karena memiliki manfaat yang besar. Dasar yang diambil dalam diperbolehkannya jual beli darah diambil dari hadist yang berbunyi :
“bahwa pada prinsipnya segala sesuatu itu boleh (mubah), kecuali ada dalil yang mengharamkanya”.
Berbeda dengan pendapat Imam Syafi’ie bahwa islam mengharamkan jual beli benda najis termasuk darah meskipun memiliki manfaat yang besar bagi manusia. Hal ini sesuai dengan Q. S Al-Maidah ayat 3 dan H.R Ahmad dan Abu Daud yang berbunyi :
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ
“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai darah, daging babi (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah”. (QS. Al-Maidah ayat 3).
Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah jika mengharamkan sesuatu, maka mengharamkan juga harganya”. (HR. Ahmad dan Abu Daud).
Dari perbedaan kedua pendapat di atas maka jual beli darah dikatagorikan tidak etis dan tidak pantas. Meskipun di dalam hukum islam transfusi darah halal dilaksanakan dan diperbolehkan, namun alangkah baiknya tidak dilakukan jual beli atas darah tersebut. Kecuali pemungutan uang terhadap darah tersebut untuk sekedar biaya administrasi karena darah memerlukan perawatan (pemeliharaan) sebelum dipergunakan untuk proses transfusi.
Wallahu A’lam
#Day(29)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah
Sabtu, 01 Juni 2019
Khasiat Dzikir Sebelum Tidur
Tidak jarang manusia merasakan lelah, letih dan capek selepas melakukan aktivitas di siang hari. Istirahat dan tidur cukup tidak lantas menjamin tubuh sehat bugar selepas bangun tidur. Ada kalanya vitamin dan obat suplemen menjadi sasaran agar tubuh fit kembali dalam beraktivitas. Hal ini tentu telah banyak dilakukan orang-orang khususnya pekerja berat yang selalu mengandalkan otot ketika bekerja. Lantas bagaimana dengan ibu rumah tangga yang pekerjaannya hampir 24 jam? Tentu banyak menguras energi sehingga tak jarang para ibu rumah tangga mengalami kelelahan dan kejenuhan dalam melakukan aktivitasnya. Belum lagi dampak buruk dari mengkonsumsi obat-obatan penghilang lelah atau pun suplemen, sudah pasti akan berdampak buruk pada kesehatan, solusi satu-satunya meminta suami untuk mencarikan seorang pembantu yang ikut serta memelihara dan membereskan pekerjaan rumah.
Bagaimana kalau keluarga yang tidak mampu untuk membayar pembantu? Pasti akan mengalami kesulitan yang sangat besar, bukan? Pasrah mungkin adalah satu-satunya solusi bagi mereka. Ternyata masalah seperti ini tidak hanya terjadi di masa sekarang saja. Di masa rasulullah pun pernah terjadi ketika Sayyidina Ali, menantu rasulullah sekaligus suami dari Sayyidatina Fatimah mendatangi rasulullah untuk meminta seorang pembantu karena Sayyidatina Fatimah kelelahan mengurus rumah seorang diri. Saat itu Sayyidina Ali dan Sayyidatina Fatimah berkunjung ke rumah Rasulullah untuk meminta seorang pembantu agar dapat meringankan pekerjaan Sayyidatina Fatimah di rumah. Namun apa yang rasulullah lakukan? Beliau tidak memberikan seorang pembantu kepada Sayyidina Ali melainkan menyuruh mereka berdua agar mengamalkan membaca tasbih, tahmid dan takbir sebelum tidur, sesuai dengan sabda beliau yang berbunyi :
أَلاَ أَدُلُّكُمَا عَلَى مَا هُوَ خَيْرٌ لَكُمَا مِنْ خَادِمٍ؟ إِذَا أَوَيْتُمَا إِلَى فِرَاشِكُمَا، أَوْ أَخَذْتُمَا مَضَاجِعَكُمَا، فَكَبِّرَا ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ، وَسَبِّحَا ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ، وَاحْمَدَا ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ، فَهَذَا خَيْرٌ لَكُمَا مِنْ خَادِمٍ
“Maukah kalian berdua aku tunjukkan kepada sesuatu yang lebih baik dari seorang pembantu? Jika kalian hendak tidur, ucapkanlah takbir 33 kali, tasbih 33 kali, dan tahmid 33 kali. Hal itu lebih baik dari seorang pembantu.”
Dalam riwayat lain disebutkan, “Ucapan tasbih 34 kali.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Ucapan takbir 34 kali.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 5361 dan Muslim, no. 2728]
Dari hadist di atas dapat diketahui bahwa dengan mengamalkan membaca tasbih, tahmid dan takbir sebelum tidur Insya Allah semua rasa lelah, letih dan capek yang menggelatuti tubuh akan hilang selepas bangun tidur. Tubuh akan terasa segar dan kembali bersemangat. Selain itu tasbih, tahmid dan takbir merupakan sebaik-baik bacaan dzikir.
Hikmah dari cerita di atas mengajarkan kita untuk bersifat juhud dan sederhana karena dengan adanya pembantu kita telah melakukan pemborosan terhadap biaya rumah tangga, padahal seorang diri pun masih bisa dilakukan. Selain itu melayani suami dan melakukan pekerjaan rumah tangga merupakan perbuatan mulia dan mendulang banyak sekali pahala yang mampu mengantarkan ke surga, jadi sekecil apapun lelah yang dirasa pasti dibalas Allah dengan pahala. Semoga kita dapat mengamalkannya dan menjadi orang-orang yang bertaqwa.
#Day(28)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah
Jumat, 31 Mei 2019
Amalan Agar Terhindar dari Siksa Api Neraka
Ide ini tercetus kala melihat salah satu postingan teman facebook yang memuat foto salah satu ulama Kalimantan Selatan, yaitu Tuan Guru K.H Akhmad Bakeri yang juga dikenal sebagai guru gambut. Di dalam postingan tersebut ada kata-kata yang bikin saya mangut-mangut membenarkan. Kata-kata itu berbunyi seperti ini "Orang lain lebih senang mengerjakan amalan-amalan agar masuk surga, tetapi saya lebih senang mengerjakan amalan-amalan agar tidak masuk neraka. Orang yang tidak masuk neraka sudah pasti bakal masuk surga, tetapi orang yang masuk surga bisa jadi masuk neraka terlebih dahulu baru masuk surga."
Subhanallah, kata-kata beliau bikin hati saya bergetar. Tidak dapat dipungkiri dalam setiap doa kita selalu meminta untuk dimasukkan ke dalam surga-Nya, namun tidak kita disadari bahwa Allah banyak memiliki cara agar kita bisa menghuni surga-Nya kelak. Entah itu mampir sebentar ke dalam neraka baru ke surga, ataupula waktu dibangkitkan di padang mahsyar langsung melesat bak panah ke dalam surga, dan bisa juga menunggu antrian perhitungan terlebih dahulu baru memasuki surga-Nya. Allah punya kuasa, dan Dia bisa saja menghendaki hambanya masuk surga dengan cara apapun.
Bagaimana seandainya waktu kit berdoa meminta dimasukkan ke dalam surga ternyata dikasih Allah mampir ke neraka dulu baru ke surga? Toh, pada akhirnya sama-sama masuk surga, kan? Untuk itu saat berdoa juga perlu diperjelas, misal "minta dimasukkan ke surga tanpa hisab" otomatis apabila dikabulkan Allah, maka kita tidak perlu menunggu perhitungan amal yang katanya memakan waktu ratusan tahun untuk memasuki surga. Enggak kebayang, kan, harus menunggu sampai ratusan tahun.
Nah terkait perkataan Tuan Guru KH. Ahmad Bakeri tentang mengerjakan amalan agar terhindar dari masuk neraka, inilah amalan yang penulis dapat dari berbagai sumber yang kiranya dapat kita kerjakan agar terhindar dari masuk neraka sambil tetap berharap agar dimasukkan ke dalam surga-Nya yang paling tinggi. Apa aja sih amalannya? Yuk cek di bawah ini.
Melakukan sholat sunah 4 rakaat sebelum Dzuhur dan 4 rakaat setelahnya
Umm Habibah istri Nabi (Sallalahu ‘alayhi wa salam) : Dia mendengar Rasulullah (Sallahu’ alayhi wa salam) mengatakan: “Siapa pun yang memelihara empat rakaat sebelum dzuhur dan empat setelahnya, Allah membuat dia dilarang untuk Api.” [Sunan At-Tirmidzi 428, kelas: Sahih (otentik)]
Melakukan Puasa Sehari
Nabi (Sallalahu ‘alayhi wa salam) mengatakan: “Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah, maka Allah akan memindahkan wajahnya menjauh dari neraka dengan jarak tujuh puluh tahun.” [Sahih Bukhari, Muslim]
Berdoa agar dihindarkan dari siksa neraka dan agar dimasukkan ke dalam surga
Nabi (Sallalahu ‘alaihi wa salam) berkata: “Siapa pun yang meminta kepada Allah surga tiga kali, surga akan berkata: Ya Allah, mengakui dia ke dalam surga. mencari perlindungan dari api neraka tiga kali, Api neraka akan berkata: Ya Allah, selamatkan dia dari api neraka. ” [Sunan At-Tirmidzi 2572].
Dalam sebuah hadist yang berasal dari Al Harist bin Muslim Attamimi, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah bersabda kepadanya,“Apabila kamu telah selesai shalat subuh maka ucapkanlah sebelum berbicara: “Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka (Allahumma ajirni minannar) sebanyak 7 kali; karena sesungguhnya jika kamu meninggal pada harimu itu niscaya Allah menulis bagimu perlindungan dari api neraka. Dan apabila kamu selesai shalat maghrib maka ucapkanlah sebelum berbicara: “Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka (Allahumma ajirni minannar) sebanyak 7 kali; karena sesungguhnya jika kamu meninggal pada malammu itu niscaya Allah menulis bagimu perlindungan dari api neraka.”
Berperang dalam jihad
Abu Huraira melaporkan Rasululah bersabda : “Siapa pun yang percaya kepada Allah dan Rasul-Nya, menetapkan shalat, dan puasa bulan Ramadhan akan memiliki hak atas Allah bahwa ia akan masuk ke surga apakah ia berjuang di jalan Allah atau tetap tinggal di tanah tempat ia dilahirkan.” [Sa hih Bukhari 2790]
Memiliki perilaku yang baik
Rasulullah bersabda: “Tidakkah aku tidak memberitahumu untuk siapa api neraka dilarang? Setiap orang berperilaku baik, sopan, dan ringan, maka akan selamat dari api neraka” [Sunan At-Tirmidzi 2488, Grade: Hasan]
Bersedekah dan Berkata Baik
Menurut Ady Ibn Hatim (semoga Allah senang dengan dia), Rasulullah bersabda: “Jagalah dirimu dari neraka bahkan dengan setengah dari kurma dalam amal. Jika dia tidak dapat menemukannya, maka dengan kata yang baik.” [Sahih Bukhari 1417 dan Sahih Muslim 1016]
Menangis karena takut kepada Allah
Dikisahkan bahwa Abu Hurairah (ra dengan dia) berkata: Utusan Allah, Rasulullah bersabda : “Orang yang menangis karena takut kepada Allah tidak akan masuk Neraka sampai susu kembali ke kambing, dan debu yang dihasilkan (saat berperang) demi Allah dan asap Neraka tidak akan pernah hidup berdampingan.” [Jami ‘at-Tirmidzi 1633]
Mentauhidkan Allah Subhanahu wa ta’ala dan menjauhkan diri dari kesyirikan
Dari Muadz bin Jabal, beliau berkata, “Suatu saat saya dibonceng Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam di atas keledai. Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya, ‘Wahai Muadz.’ Saya menjawab, ‘Aku selalu menyambutmu.’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan hal itu tiga kali (dan saya jawab tiga kali juga). Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan, ‘Tahukah engkau apa hak Allah Subhanahu wata’ala atas para hamba?’ Saya menjawab, ‘Tidak.’ Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan, ‘Hak Allah Subhanahu wata’ala atas para hamba adalah mereka mengibadahi-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun.’ Kemudian beliau berjalan beberapa saat, dan berkata, ‘Wahai Mu’adz.’ Dijawab, ‘Aku selalu menyambutmu.’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya, ‘Tahukah kamu, apa hak mereka atas Allah Subhanahu wata’ala apabila mereka melakukannya? Allah Subhanahu wata’ala tidak akan mengazab mereka’.” (HR. al-Bukhari no. 6267).
Memperbanyak istighfar
“Katakanlah, ‘Wahai para hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allâh mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.’ ” (QS. Az-Zumar:53)
Bersabar dan mendidik dengan baik apabila dikaruniai anak perempuan
“Barang siapa memiliki tiga anak perempuan, kemudian dia bersabar atas mereka, memberikan makan, minum, dan pakaian untuk mereka dari usahanya, sungguh mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka pada hari kiamat.” (HR. Ibnu Majah dari hadits ‘Uqbah bin Amir radhiyallahu ‘anhu, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibnu Majah).
Menjaga shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluan, dan taat pada suami (bagi perempuan)
“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban, dihasankan Al Albani dalam Shahih At Targhib no.1931).
Berdzikir
Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa di pagi hari atau sore hari mengucapkan, “Allahumma inni ashbantu Usyhiduka wa usyhidu himlata ‘arsyika wa malaikataka wajami’a kholkika annaka antallahu laa ilaaha illa anta wahdaka la syarikalak wa anna muhammadan abduka wa rasuuluka (Artinya: Ya Allah sesungguhnya aku memulai pagi hari dengan bersaksi kepadamu, bersaksi kepada yang memikul Arsy-Mu, kepada malaikat-malaikat-Mu dan semua mahluk-Mu bahwa Engkau tiada Tuhan selain-Mu, hanya engkau satu-satunya, tiada sekutu bagi-Mu), niscaya Allah akan membebaskan seperempatnya dari neraka. Barangsiapa mengucapkannya dua kali maka Allah akan membebaskan setengahnya dari neraka. Barangsiapa yang mengucapkannya tiga kali maka Allah akan bebaskan tigaperempatnya dari neraka. Dan barangsiapa mengucapkannya empat kali maka Allah akan membebaskannya dari neraka." (HR Abu Dawud).
Waallahu a'lam
Sumber Referensi :
https://googleweblight.com/i?u=https://nulis.babe.news/baca/0ef0dd/baca-zikir-ini-4-kali-niscaya-allah-swt-bebaskan-dari-api-neraka/&grqid=cjb_p6BB&s=1&hl=id-ID&geid=1053
https://googleweblight.com/i?u=https://muslimah.or.id/9965-agar-wanita-terhindar-dari-api-neraka.html&hl=id-ID
http://googleweblight.com/i?u=http://asysyariah.com/amalan-amalan-perisai-api-neraka/&hl=id-ID
https://googleweblight.com/i?u=http://www.kabarmakkah.com/2016/04/baca-doa-pendek-ini-rasul-janjikan-umatnya-terlindung-dari-siksa-api-neraka.html&grqid=cjb_p6BB&s=1&hl=id-ID&geid=1053
#Day(27)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah
Kamis, 30 Mei 2019
Maraknya CURANMOR Menjelang Lebaran
Beberapa hari lagi kita akan meninggalkan bulan ramadhan dan menyambut hari lebaran. Lebaran yang penuh suka cita dan kegembiraan membawa kita kembali fitrah. Alangkah indahnya kebersamaan di hari lebaran, namun terkadang banyak hal yang mengotori hari lebaran yang seharusnya menjadi hari kebahagiaan yang penuh keampunan dan kemaafan menjadi hari yang menyedihkan dan penuh duka cita.
Salah satu yang marak terjadi menjelang hari lebaran adalah kasus-kasus kejahatan yang mulai bermunculan seperti kasus penipuan, pencurian, dan juga perampokan. Namun yang kerap kali kita temui di masyarakat adalah kasus pencurian motor atau yang disingkat dengan curanmor. Curanmor tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja, bahkan anak remaja pun mampu melakukan kejahatan seperti ini karena mudahnya bagi pelaku untuk menemukan objek curiannya.
Kasus pencurian motor ini banyak dilatar belakangi oleh faktor-faktor tertentu, diantara faktor yang melatar belakanginya yaitu :
Faktor Intelegencia
Intelegencia adalah kecerdasan seseorang. Tingkat kecerdasan yang rendah cenderung berfikiran pendek dan tidak memikirkan apa akibat yang terjadi atas perbuatannya. Hal ini mendorong seseorang yang memiliki tingkat kecerdasan rendah lebih mudah melakukan kejahatan ketimbang orang yang memiliki kecerdasan yang lebih tinggi karena mereka memiliki pemikiran yang lebih jauh.
Faktor Usia
Faktor usia adalah faktor yang paling penting dalam sebuah penyebab terjadinya kejahatan. Hal ini sejalan dengan faktor psikologis seseorang. Remaja yang memiliki darah muda menggebu-gebu lebih mudah terperangaruh untuk melakukan tindak kejahatan daripada orang yang lebih dewasa.
Faktor Kelamin
Adanya perbedaan jenis kelamin, mengkibatkan pula terjadinya perbedaan tidak hanya dalam segi kuantitasnya kejahatan akan tetapi juga segi kualitas kejahatannya. Biasanya laki-laki lebih cenderung melakukan tindak kejahatan dari yang kecil sampai yang paling sulit dibanding dengan perempuan yang memiliki rasa takut yang lebih tinggi.
Faktor Ekonomi
Salah satu teori dan yang paling banyak dianut orang adalah bahwa kejahatan timbul karena kemiskinan. Akibat faktor eknomi yang sulit sering mendorong seseorang untuk melakukan tindak kejahatan guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Dan ini merupakan faktor yang paling dasar mengapa seseorang melakukan tindak kejahatan.
Faktor Pendidikan
Pendidikan yang rendah merupakan faktor yang juga kerap kali melatar belakangi suatu tindak kejahatan walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa seseorang yang memiliki pendidikan tinggi untuk melakukan kejahatan. Kejahatan seseorang dengan pendidikan tinggi kadang jauh lebih cantik dan terstruktur dibandingkan orang-orang berpendidikan rendah yang melakukan tindak kejahatan.
Upaya pencegahan tindak pencurian moror dapat kita mulai dari diri sendiri dengan mengamankan kendaraan dengan fungsi alat pengamannya dan meletakkannya di tempat yang aman dari pencurian. Kalau bukan kita yang mencegah, siapa lagi?
#Day(26)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah
Minggu, 26 Mei 2019
Prediksi Turunnya Lailatul Qadar Menurut Imam Al Ghazali
Menindaklanjuti postingan terdahulu tentang Malam Seribu Bulan di Kota Martapura, kali ini saya bakal membahas prediksi jatuhnya lailatul qadar. Kita tau lailatul qadar merupakan malam keberkahan yang lebih baik dari seribu bulan yang biasanya jatuh pada 10 malam terakhir bulan ramadhan, namun kita tidak mengetahui secara pasti kapan itu. Bisa saja malam 21 atau mungkin 26 bahkan juga bisa jadi malam ke-30 dan hal itu tidak menutup kemungkinan. Lantas bagaimana kita mengetahui kapan pastinya malam tersebut terjadi. Menurut riwayat Rasulallah yang diambil dari Tagar News ciri-ciri lailatul qadar ada lima, yang pertama udara dan suasana pagi nampak tenang. Yang kedua matahari cerah tetapi tidak panas. Yang ketiga udara terasa tenang. Yang keempat bulan terlihat separoh dan yang kelima turun pada tanggal ganjil di 10 terakhir bulan ramadhan.
Apabila kita telah menemui ciri-ciri yang telah disebutkan di atas, maka dapat dipastikan bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar.
“Carilah lailatul qadar pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim).
“Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan ramadhan.” (HR. Bukhari no.2017)
Kedua hadist di atas mempertegas bahwa lailatul qadar turun di malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan ramadhan. Lantas kapan hari pastinya? Tentu tiada yang mengetahui kecuali Allah SWT pemegang segala rahasia. Meski demikian, menurut Imam Al Ghazali, lailatul qadar dapat ditentukan dari awal hari pertama puasa, yaitu :
Awal ramadhan hari Senin, maka lailatul qadar jatuh pada malam ke - 21.
Awal ramadhan hari Selasa, maka lailatul qadar jatuh pada malam ke - 27.
Awal ramadhan hari Rabu, maka lailatul qadar jatuh pada malam ke - 29.
Awal ramadhan hari Kamis, maka lailatul qadar jatuh pada malam ke - 25.
Awal ramadhan hari Jumat, maka lailatul qadar jatuh pada malam ke - 27.
Awal ramadhan hari Sabtu, maka lailatul qadar jatuh pada malam ke - 23.
Awal ramadhan hari Minggu, maka lailatul qadar jatuh pada malam ke - 29.
Berhubung awal ramadhan tahun 1440 H jatuh pada hari Senin, maka bisa diprediksikan lailatul qadar turun pada malam ke - 21. Semoga pada malam tersebut kita mengisinya dengan ibadah dan amalan-amalan yang bermanfaat.
#Day(22)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah
Sabtu, 16 Februari 2019
SI HITAM PENGAMPUN DOSA
Hitam deng... deng... bijinya hitam
Tetapi... banyak manfaat
Itulah... kopi namanya...
Wuih malam-malam begini memang paling enak ngopi sambil ditemani tembang dangdut syahdu dari Mbak Rita Sugiarto. Apalagi dengan tugas dan kegiatan menumpuk, kita perlu asupan energi ekstra. Salah satunya dengan mengkonsumsi kopi. Tau enggak, Guys, dibalik rasanya yang pahit, kopi memiliki banyak sekali manfaat. Di antaranya untuk meningkatkan fungsi otak dan memperbaiki mood. Selain dari segi kesehatan, ternyata kopi juga bermanfaat dari segi kecantikan juga, loh. Mau tau? Eitss, tunggu dulu. Kita bahas sejarah kopi dulu, yuk!
Asal usul kopi sebenarnya belum diketahui dengan pasti. Konon katanya, biji kopi pertama kali ditemukan di Ethiopia pada abad ke-9. Akan tetapi budidaya dan perdagangan biji kopi mulai populer pada abad ke-15 oleh pedagang Arab di Yaman. Ketika pedagang Arab mulai meluaskan daerah perdagangannya, saat itulah biji kopi dikenal dan tersebar sampai ke daerah Afrika Utara. Dari Afrika Utara biji kopi kemudian meluas sampai ke Asia hingga ke Pasaran Eropa pada abad ke-17. Akan tetapi karena iklim Negara Eropa yang tidak sesuai dengan daerah pertumbuhan biji kopi sehingga biji kopi tidak tumbuh baik di Negara Eropa.
Ada cerita melegenda dibalik asal usul penemuan biji kopi tersebut. Salah satu legenda mengatakan bahwa kopi pertama kali ditemukan oleh Khaldi pada tahun 850 disaat Khaldi menemukan kambing-kambingnya melompat kegirangan seperti orang menari setelah memakan buah beri berwarna merah yang tak lain adalah biji kopi. Dari sanalah biji kopi mulai dikenal sebagai minuman penambah energi dan mengusir rasa kantuk. Legenda lain mengatakan bahwa biji kopi pertama kali ditemukan oleh Ali bin Omar Al Shadili seorang tabib penganut sufi yang tinggal di Kota Mocha, Yaman. Omar dikenal sebagai tabib yang melakukan penyembuhan dengan tindakan medis dan doa. Karena tindakannya dianggap sesat, maka Omar di usir kemudian menetap di dalam gua-di luar Kota Mocha. Saat Omar mulai kelaparan, ia pun menemukan buah beri berwarna merah yang merupakan biji kopi. Rasa biji kopi yang pahit membuat Omar melakukan berbagai cara untuk menikmati biji kopi agar terasa nikmat. Meski berbagai cara telah dilakukan, biji kopi tersebut masih terasa pahit. Akhirnya Omar menyerah dan mencoba meminum cairan yang dihasilkan dari biji kopi untuk menghilangkan rasa hausnya. Dan saat itulah pertama kali ditemukan cairan yang mampu menyegarkan tubuh yang kemudian dikenal dengan nama Mocha. Dari kedua legenda tersebutlah asal usul sejarah biji kopi mulai menyebar di seluruh dunia.
Berbicara mengenai kopi, ada lebih dari 100 spesies tanaman kopi yang dikenal. Namun kebanyakan tidak enak rasanya atau memiliki hasil panen yang kecil. Hanya ada 2 spesies yang sering diproduksi dan dikonsumsi masyarakat dunia yaitu robusta dan arabika. Kedua spesies ini memiliki perbedaan pada jenis tanaman dan kondisi tanam. Kopi arabika memiliki bentuk biji yang lebih lonjong dan ukuran yang lebih besar dari robusta. Meski jenis zat yang terkandung sama, kadar kandungan zat di dalam arabika dan robusta berbeda. Secara umum jenis kopi tergolong dalam empat varietas yaitu Kopi Arabik, Kopi Robusta, Kopi Liberika dan Kopi Excelsa. Sedangkan macam-macam Kopi Indonesia yang mendunia, di antaranya :
1. Kopi Gayo
2. Kopi Sidikalang
3. Kopi Mandailing
4. Kopi Flores
5. Kopi Merapi
6. Kopi Pinogu
7. Kopi Malinau
8. Kopi Sipirok
9. Kopi Priangan atau Kopi Preanger
10. Kopi Amungme
11. Kopi Lahat
12. Kopi Lintong
13. Kopi Luwak
14. Kopi Temanggung
15. Kopi Besemah
16. Kopi Dampit
17. Kopi Lombok
18. Kopi Sasak Liseng
19. Kopi Solok Selatan
20. Kopi Wamena
21. Kopi Java Ijen-Raung
22. Kopi Kintamani
23. Kopi Lampung
24. Kopi Garut
25. Kopi Lanang
2.6. Kopi Anggur
2.7. Kopi Manggar
2.8. Kopi Joss
29. Kopi Rarobang
30. Kopi Khotok
Dari berbagai jenis dan macam kopi di atas, ada beberapa kopi yang diolah dengan mencampurkan bahan-bahan tertentu untuk memberikan varian rasa yang enak untuk dikonsumsi baik dari kalangan tua maupun muda. Jenis kopi olahan seperti inilah yang banyak ditemukan di resto atau kafe yang dikonsumsi oleh pelanggan. Jenis-jenis kopi olahan tersebut adalah Exspresso, Americano, Macchiato, Cappucino, Flate White, Mocha, Affogato, Latte dan Latte Macchiato. Nah, kira-kira dari jenis kopi olahan tersebut, yang mana, nih, yang pernah kalian konsumsi?
Banyak rumor tentang kopi yang simpang siur di masyarakat mengenai manfaatnya bagi kesehatan. Dari yang baik hingga yang buruk, dari obat kanker hingga penyebab stroke. Hal ini butuh penelitian lebih lanjut, hingga saat ini penelitian masih terus berlangsung. Berikut manfaat kopi bagi kesehatan yang sudah ditemukan oleh para ahli:
1. Meningkatkan Fungsi Otak dan Memperbaiki Mood
2. Stimuli Fungsi Saraf dan Menambah Energi
3. Meredakan Sakit Kepala
4. Mencegah Parkinson dan Alzheimer
5. Mengurangi Resiko Diabetes Tipe II
Pemakaian kopi sebagai bahan dasar kecantikan bukan tanpa sebab. Ia mengandung banyak sekali manfaat serta mudah ditemukan. Jadi untuk Anda yang gemar do it yourself, ada banyak cara perawatan wajah dan tubuh yang bisa Anda pelajari dengan menggunakan bahan yang satu ini.
1. Mengencangkan Kulit Wajah dan Menghilangkan Mata Panda
2. Menjaga Kesuburan Rambut
3. Antioksidan dan Mengangkat Sel Kulit Mati
Nah banyak sekali bukan manfaat kopi? Meskipun manfaatnya sangat banyak, tetapi kita jangan mengkonsumsinya secara berlebihan. Kisaran yang diajurkan dalam mengkonsumsi kopi perhari adalah 3 - lima cangkir sesuai dengan jenis kegiatan masing-masing. Ketika mengkonsumsi kopi, jangan lupa pula untuk mengkonsumsi air putih setiap hari agar fungsi ginjal terjaga. Di balik manfaat kopi yang begitu besar, ternyata kopi juga bisa menjadi pengampun dosa, loh!? Kok, bisa!?
Pernyataan ini diambil dari cerita seorang ulama yang bernama as-Sayyid Ahmad bin Ali Bahr Al Qadimi . Saat itu beliau bertemu dengan Rasulullah dalam keadaan terjaga. Kemudian beliau berkata "Wahai Rasulullah, aku ingin mendengar hadist darimu tanpa perantara". Kemudian Rasulullah bersabda, "Aku akan memberimu 3 hadist yang salah satunya :"Selama bau biji kopi masih tercium aromanya di mulut seseorang, maka selama itu pula malaikat akan beristiqfar (memintakan ampun) untukmu".
Dari hadist di atas telah dijelaskan bahwa barang siapapun yang mengkonsumi atau meminum kopi, maka malaikat akan memintakan ampun atas dosa-dosamu kepada Allah SWT, selama aroma kopi masih tercium dari mulutmu. Banyak yang tidak percaya bahkan menentang kebenaran hadist tersebut, dan saya pun masih belum menemukan hadist lain yang shahih daripada hadist yang telah dikemukakan di atas. Kiranya bagi pembaca yang mengetahui Hadist perihal ini secara terperinci dapat membagikan ilmunya kepada kita semua. Permasalahan percaya atau tidak, saya kembalikan kepada keyakinan pembaca masing-masing. Setidaknya bagi saya mempercayai hal ini tidak merugikan sama sekali, apalagi ditambah dengan rasa kopi yang nikmat, menambah kegilaan saya dalam mengkonsumsi kopi. Nah, gimana Guys? Apakah kalian sudah mengkonsumsi kopi hari ini? Kalau belum, jangan lupa konsumsi kopinya hari ini, ya.
Yup, sampai di sini dulu artikel ini saya tulis. Untuk jenis dan manfaat kopi secara terperinca akan saya bahas pada artikel berikutnya.
Sumber bacaan :
https://googleweblight.com/i?u=https://mycoronjengking.blogspot.com/2017/03/sunnah-meminum-kopi.html?m%3D1&hl=id-ID
https://googleweblight.com/i?u=https://www.sasamecoffee.com/kopipedia/manfaat-kopi-hitam-hijau-kesehatan-kecantikan/&hl=id-ID
https://googleweblight.com/i?u=https://www.sasamecoffee.com/kopipedia/sejarah-dan-jenis-kopi/&hl=id-ID
https://www.msn.com/id-id/kuliner/foodnews/9-jenis-kopi-yang-harus-kamu-ketahui-mulai-espresso-hingga-latte-macchiato/ar-BBKhEQF
Senin, 31 Desember 2018
TUTORIAL CEPAT MAHIR COREL DRAW
Martapura, Desember 2018
Rosidah Albana
Cover @RossyBlackmonster
Corel Draw merupakan sebuah sofware pengolah grafis berbasis vektor yang telah dikenal banyak orang yang berkecimpung di dunia desain grafis. Salah satu keunggulan Corel Draw dibanding sofware pengolah grafis yang lain ialah terletak pada kemudahan dan kesederhanaan dalam pengoprasiannya. Dengan sofware ini, para ahli desain grafis tidak perlu khawatir, sebab Corel Draw mampu membuat layout-layout sederhana hingga desain yang sangat rumit sekalipun. Dengan kata lain, sofware ini juga cocok bagi para pemula yang baru saja berkecimpung di dunia desain grafis, sebab karena kemudahan pengoperasiannya.
Tutorial ini sengaja penulis hadirkan bagi para pemula agar memudahkan dalam mendesain suatu obyek. Pembahasan yang disajikan cukup singkat, padat dan jelas yang disertai dengan gambar-gambar pendukung untuk memudahkan dalam pemahaman. Semoga dengan adanya tutorial ini dapat membantu dan bermanfaat para pemula dalam mengembang diri di dunia desain grafis.
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
PENGENALAN KOMPONEN COREL DRAW 1
MEMBUKA, MENUTUP, DAN MENYIMPAN LEMBAR KERJA COREL DRAW 11
12 TUTORIAL CEPAT MAHIR COREL DRAW 17
MEMBUAT LOGO KATON MULYO 17
MEMBUAT LOGO LECKEREI 21
PENGGUNAAN EFEK BLENDING I 23
PENGGUNAAN EFEK BLENDING II 25
PENGGUNAAN EFEK BLENDING III 27
MEMBUAT LOGO PON OLAHRAGA 29
MEMBUAT LOGO PERTAMINA 31
MEMBUAT TEXT DESAIN GRAFIS 33
MEMBUAT TEXT ANZI 36
MEMBUAT TEXT CLIP 39
MEMBUAT TEXT RAMADHAN 43
MEMBUAT LABEL VCD ATAU DVD 45
Saat pertama kali kita membuka lembar kerja Corel Draw, baik itu versi 12 (X2) sampai dengan Versi Corel Draw X6, maka akan muncul tampilan dalam bentuk tab yang berisi menu-menu perintah dalam menjalankan program Corel Draw.
Adapun Tab menu utama terdiri atas menu File, Edit, View, Layout, Arrange, Effect, Bitmaps, Text, Tools, Windows dan Help. Tab Menu tersebut menjadi tampilan dasar bagi Corel Draw Versi X2, X3, X4, X5 dan X6 sedangkan pada versi Corel Draw X7 dan X8 tampilan tab menu Arrange berubah menjadi tab menu Object, akan tetapi fungsi-fungsi ikon di dalamnya tetaplah sama, hanyasanya berubah nama.
Pada tiap versi Corel Draw yang dirilis pada hakekatnya, sama. Yaitu Tab menu yang disajikan memiliki fungsi dan kegunaan yang sama, namun setiap Versi baru yang dirilis memiliki fungsi-fungsi tambahan guna memudahkan dalam penggunaan Corel Draw. Adapun tampilan lembar kerja Corel Draw X2, X3, X4, X5 dan X6 dapat dilihat di bawah ini :
Untuk tutorial selengkapnya dapat di download di
https://drive.google.com/file/d/1JCf8WEmIhoBq2TE-bacsl7-MEuqfl0Vy/view?usp=drivesdk
Rabu, 07 September 2016
MAKALAH PROSES PEMBUATAN KAIN SASIRANGAN
Sumber Gambar : infobanua.co.id

Sumber Gambar : jualbajupriaonlinebanjarmasin.wordpress.com
BAB I
PENDAHULUAN
1.
Latar Belakang
Pakaian merupakan
salah satu kebutuhan primer dan sangat penting bagi kehidupan manusia sesudah
kebutuhan akan pangan terpenuhi. Sejak zaman dahulu manusia telah mengenal dan
menggunakan pakaian, meskipun masih sangat sederhana. Pakaian yang digunakan
pada zaman dahulu terbuat dari bahan yang sangat sederhana dan mudah didapatkan
seperti rerumputan dan dedaunan yang mudah mereka temukan di lingkungan sekitar.
Mereka hanya memikirkan bagaimana caranya menutupi serta melindungi tubuh dan
kulit mereka dari segala hal yang dapat mengganggu, tanpa memikirkan apa kah
pakaian tersebut nyaman, bagus atau cocok untuk mereka kenakan. Hal tersebut terjadi
karena teknologi dan pemikiran manusia yang masih rendah pada waktu itu. Namun,
seiring perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih, kini pakaian dapat
dibuat dari berbagai macam bahan, tidak terbatas pada tumbuhan namun juga hewan
dan bahan sintetis atau buatan.
Bahan-bahan
tersebut sebelum digunakan untuk pakaian, terlebih dahulu diolah menjadi benang/serat
kemudian dipintal menjadi kain dan dibuat pola serta dijahit sehingga dapat
menutupi tubuh/kulit dari gangguan luar misalnya sengatan matahari. Kain-kain
yang digunakan untuk membuat pakaian terdiri atas beberapa macam jenis sesuai
dengan bahan asal pembuatannya serta pola yang diolah. Salah satu jenis kain
berdasarkan pola yang diolah yaitu kain batik. Kain batik merupakan bahan
tekstil yang mempunyai pola/corak (gambar) yang khas dan dapat dibuat secara
manual atau tradisional. Pola/corak yang dilukiskan pada kain batik biasanya
memiliki ciri khas dan nama yang berbeda pada setiap daerah di Indonesia.
Misalnya saja di Kalimantan Selatan disebut dengan Kain Sasirangan. Di
Kalimantan Selatan kain sasirangan tidak hanya digunakan sebagai pakaian, namun
juga digunakan sebagai aksesoris seperti tas, ikat kepala, sabuk, kemben dan
lain-lain.
Kain Sasirangan
merupakan salah satu ciri khas Kalimantan Selatan yang perlu dilestarikan dan
dibudayakan oleh seluruh warga Indonesia, khususnya warga Kalimantan Selatan
sendiri. Salah satu cara apresiasi warga dalam melestarikan kebudayaan kain
sasirangan yaitu dengan cara mengetahui proses pembuatannya hingga menjadi
sebuah kain sasirangan yang dapat ditemukan di pasaran. Hal tersebut
melatarbelakangi penulisan makalah ini sehingga dapat dijadikan sebagai sumber
pengetahuan.
2.
Tujuan
Pembuatan makalah
ini bertujuan untuk :
a.
Memenuhi tugas yang
telah diberikan oleh guru pengajar
b.
Mengetahui fungsi
pakaian dan jenis-jenis kain
c.
Mengetahui sejarah
asal-usul kain batik
d.
Mengetahui proses
pembuatan kain sasirangan
3.
Rumusan Masalah
a.
Apa yang dimaksud
dengan pakaian dan apa saja fungsinya?
b.
Apa saja
jenis-jenis kain yang digunakan untuk membuat pakaian
c.
Bagaimana sejarah
asal – usul kain sasirangan
d.
Bagaimana proses
pembuatan kain sasirangan
BAB II
PEMBAHASAN
1.
Pengertian Pakaian
dan Fungsinya
Pakaian adalah
bahan tekstil dan serat yang digunakan sebagai penutup tubuh. Pakaian adalah
kebutuhan pokok manusia selain makanan dan tempat berteduh/tempat tinggal
(rumah). Salah satu tujuan utama dari pakaian adalah untuk
menjaga pemakainya merasa nyaman. Dalam iklim panas busana menyediakan
perlindungan dari terbakar sinar matahari atau berbagai dampak lainnya, sedangkan di iklim
dingin sifat insulasi termal umumnya lebih penting.
Pakaian melindungi bagian tubuh yang tidak terlihat. Pakaian bertindak
sebagai perlindungan dari unsur-unsur yang merusak, termasuk hujan, salju dan angin atau kondisi cuaca lainnya,
serta dari matahari. Pakaian juga mengurangi tingkat risiko selama kegiatan,
seperti bekerja atau olahraga. Pakaian kadang-kadang dipakai sebagai
perlindungan dari bahaya lingkungan tertentu, seperti serangga, bahan kimia berbahaya, senjata, dan kontak dengan zat abrasif.
Sebaliknya, pakaian dapat melindungi lingkungan dari pemakai pakaian, seperti
memakai masker (Wikipedia, 2013).
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pakaian ialah bahan yang
terbuat dari tekstil atau serat yang diolah dengan cara dipintal atau ditenun
sehingga dapat menutupi dan melindungi tubuh serta kulit dari berbagai gangguan
dari luar yang menyebabkan ketidaknyamanan dan ketidakamanan pada tubuh dan
kulit seperti sengatan sinar matahari dan debu.
2.
Jenis-Jenis kain
Kain merupakan
jenis bahan tekstil yang diolah sedemikian rupa dengan menyilangkan benang lusi
dan benang pakan. Serat tekstil dapat dikelompokkan atas dua yaitu serat alam dan serat buatan. Untuk
serat buatan dibagi menjadi dua yaitu serat setengah buatan dan serat sintetis.
Seiring berkembangnya minat serta selera konsumen terhadap variasi warna
tekstil dan kenyamanan kain merupakan hal penting yang harus diperhatikan, yang
merupakan era globalisasi sebagai gelombang menuju perubahan modernitas pada
saat ini sudah melanda sendi kehidupan termasuk peningkatan kebutuhan kain.
Warna-warna indah yang telah dihasilkan akan menimbulkan daya tarik yang tinggi
bagi konsumennya yang mempunyai kekuatan tersendiri dan dapat menciptakan
suasana tertentu bagi konsumen, dan kenyamanan kainnya juga menjadi utama dalam
menghadapi cuaca yang tidak menentu. Serat tekstil dapat dikelompokkan atas dua
yaitu serat alam dan serat buatan. Untuk serat buatan dibagi menjadi dua yaitu serat setengah buatan dan
serat sintetis (Efnarayi Siagian,
2015).
Adapun jenis-jenis kain yang dapat digunakan untuk
membuat pakaian yaitu :
a.
Kain Blacu adalah jenis kain yang terbuat dari
bahan dasar kapas.
b.
Kain PE merupakan
kain yang terbuat dari benang
polyester.
c.
Kain Katun merupakan salah satu jenis kain hasil
rajutan (knitting) yang berbahan dasar serat kapas.
d.
Kain Chiffon adalah
bahan yang sangat lembut, halus, transparan, dan ‘jatuh’ mengikuti bentuk
badan.
e.
Kain Denim merupakan kain berbahan
sedikit keras dan berat yang sering kita kenal dengan jeans.
f.
Kain Flannel merupakan
salah satu jenis kain yang dibuat dari bahan dasar serat wol,
g.
Kain Rayon merupakan jenis kain yang biasanya tampak
berkilau dan tidak mudah kusut
h.
Kain Sutra merupakan jenis bahan yang sangat
ringan dan memiliki tekstur yang sangat lembut
i.
Kain Satin merupakan
jenis kain yang memiliki permukaan mengkilap serta licin, namun bagian
belakangnya suram.
j.
Kain Lycra merupakan jenis kain yang bertekstur lembut
dan elastic
k.
Kain Katun jepang merupakan kain
katun yang berasal dari negera jepang dan harganya relative lebih mahal.
3.
Sejarah Kain
Sasirangan
Kain
sasirangan merupakan kain yang bercorak/berpola yang berasal dari Kalimantan
Selatan. Kata Sasirangan berasal dari kata “Sa” yang berarti Satu dan “Sirang”
yang berarti jelujur. Kata itu diambil dari proses pembuatan kain
sasirangan itu sendiri yaitu dengan cara dijelujur, kemudian jelujurnya
disimpul dan dicelupkan untuk proses pewarnaan. Dari sumber yang penulis
dapatkan, dikatakan bahwa asal-usul kata Sasirangan berasal pada sekitar abad
XII sampai XIV dimana pada saat itu di Kerajaan Dipa, Patih Lambung Mangkurat
bertapa selama 40 hari 40 malam di atas rakit yang mengikuti arus sungai.
Menjelang Tapanya berakhir, Patih Lambung Mangkurat tiba di Kota Bantung daerah
Rantau dan mendengar suara wanita di dalam sebuah buih. Wanita itu tidak akan
keluar dari buih yang menutupinya apabila syarat yang diminta tidak terpenuhi.
Adapun syarat yang diminta wanita yang tak adalah putri junjung buih yaitu
sebuah istana batung yang harus selesai dalam sehari serta pakaian yang dapat
selesai satu hari yang ditenun dan dicalap (dicelupkan) dan diwarnai oleh 40
orang putri denga motif wadi/padi waringin. Dari sanalah orang-orang menyebut
kain yang ditenun dan dicelupkan kemudian dikasih warna dan corak dengan kain
sasirangan.
4.
Proses pembuatan
kain sasirangan
Secara umum proses pembuatan kain
sasirangan dapat dilihat pada skema di bawah ini
Sumber Gambar :
http://asikbelajar.com
Secara terperinci dapat dijelaskan seperti di bawah ini :
Menyiapkan
Kain Putih
Langkah
pertama dalam membuat kain sasirangan yaitu mempersiapkan bahan kain putih
polos sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Pada awal kemunculannya bahan baku
yang digunakan untuk membuat kain sasirangan yaitu berupa serat kapas (cotton),
namun seiring berjalannya waktu saat ini lebih banyak memanfaatkan material
lain seperti santung, balacu, kaci, king, satin, polyester, rayon, dan sutera.

Sumber Gambar
: https://fitinline.com
Pembuatan
Pola Desain Pada Media Kain
Setelah
itu dilanjutkan dengan pembuatan pola gambar tradisional sesuai dengan motif
yang dikehendaki. Pola-pola inilah yang kemudian dijadikan patokan dalam
menjahit kain tersebut. Pola-Pola yang dapat digunakan dalam pembuatan
kain sasirangan yaitu Iris
Pudak, Kambang Raja, Bayam Raja, Kulit Kurikit, Ombak Sinapur Karang. Bintang
Bahambur. Sari Gading. Kulit Kayu, Naga Balimbur, Jajumputan, Turun Dayang. Kambang
Tampuk Manggis, Daun Jaruju, Kangkung Kaombakan. Sisik Tanggiling, Kambang
Tanjung

Sumber Gambar : https://fitinline.com
Menjahit
Jelujur
Selanjutnya
pola-pola tersebut dijahit jelujur menggunakan benang atau bahan perintang
lainnya dengan jarak satu sampai dua mili meter atau dua sampai tiga mili
meter. Benang-benang yang terdapat pada setiap jahitan-jahitan pola tersebut
ditarik sampai membentuk kerutan-kerutan.
Sumber Gambar : https://putrinada.wordpress.com
Membersihan
Kain
Bila kain
yang digunakan mengandung kanji maka harus dibersihkan terlebih dahulu dengan
cara merendamnya dalam air dingin yang telah dicampur dengan kaporit selama
satu malam.
Pewarnaan
Kain
a.
Sedikitnya terdapat tiga
cara pewarnaan kain sasirangan, diantaranya pencelupan, pencoletan, serta
kombinasi keduanya (pencelupan dan pencoletan). \Teknik
b.
pencelupan digunakan untuk
memperoleh satu warna saja, yaitu dengan cara mencelupkan kain ke dalam larutan
zat pewarna, kecuali pada bagian kain yang dijelujur. bagian yang dijelujur
akan tetap berwarna putih.
c.
Pewarnaan dengan cara
dicolet biasanya dilakukan apabila motif yang dibuat memerlukan lebih dari satu
warna. Pada teknik pencelupan dan pencoletan, untuk memperoleh warna dasar yang
bagus kain dicelup terlebih dahulu kemudian dicolet dengan variasi warna
sebagaimana telah direncanakan.
Dahulu kala kain
sasirangan diberi warna dengan zat pewarna yang dibuat dari bahan-bahan yang
bersifat alami, yakni dibuat dari biji, buah, daun, kulit, atau umbi tanaman
yang tumbuh liar di hutan atau sengaja ditanam di sekitar tempat tinggal para
pembuat kain sasirangan itu sendiri. Ada 6 warna utama kain sasirangan yang
dibuat dari zat pewarna alami dimaksud, yakni :
1. Kuning,
bahan pembuatnya adalah kunyit atau temulawak.
2. Merah,
bahan pembuatnya adalah gambir, buah mengkudu, lombok merah, atau kesumba
(sonokeling, pen)
3. Hijau,
bahan pembuatnya adalah daun pudak atau jahe
4. Hitam,
bahan pembuatnya adalah kabuau atau uar
5. Ungu,
bahan pembuatnya adalah biji buah gandaria (bahasa Banjar Ramania, pen)
6. Coklat,
bahan pembuatnya adalah uar atau kulit buah rambutan
Tetapi Zat warna
yang sering digunakan saat ini adalah zat warna naphtol dengan garamnya.
Bahan lainnya sebagai pembantu adalah soda api (NaOH), TRO/Sepritus, air panas
yang mendidih.
Sumber Gambar : https://putrinada.wordpress.com
Melepas
Jahitan Jelujur
Selanjutnya
benang-benang jahitan atau ikatan pada kain yang digunakan untuk menjelujur
tersebut kemudian dilepaskan seluruhnya, apabila kain dirasa sudah agak kering.
Sehingga akan terlihat motif-motif bekas jahitan yang tampak diantara kain
tersebut.

Sumber Gambar : https://fitinline.com
Pencucian
Setelah seluruh perintang dilepaskan, barulah kemudian dicuci sampai bersih ditandai dengan air bekas cuciannya yang jernih atau tidak berwarna lagi.

Sumber Gambar : https://putrinada.wordpress.com dan https://fitinline.com
Pengeringan
Tahap
selanjutnya, kain dijemur di tempat yang teduh dan tidak terkena paparan sinar
matahari langsung.

Sumber Gambar : https://fitinline.com
Finishing
/ Disetrika
Sebagai
penyempurnaan akhir dari proses pembuatan kain sasirangan, kain tersebut
kemudian di setrika agar menjadi halus, licin dan rapi.

Sumber Gambar : https://fitinline.com
BAB III
PENUTUP
1.
Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat penulis
jabarkan pada makalah ini yaitu :
a.
Pakaian merupakan kebutuhan primer yang sangat
dibutuhkan oleh manusia setelah kebutuhan sandang dan pangan.
b.
Pakaian berfungsi untuk melindungi tubuh serta kulit
dari gangguan dari luar seperti sengatan matahari, kuman, debu, dan berbagai
benda berbahaya.
c.
Pakaian dapat dibuat dari berbagai jenis bahan seperti
kulit hewan, tumbuhan serta bahan sintesis/buatan.
d.
Beberapa jenis kain yang biasa digunakan untuk membuat
pakaian yaitu kain wol, kain katun, kain jeans, kain sutra dan lain-lain.
e.
Salah satu kain bercorak yang berasal dari Kalimantan
Selatan disebut dengan Kain sasirangan.
f.
Kain sasirangan berasal dari kata “sa” dan “sirang”
yang berarti satu jelujur, nama ini diambil dari proses pembuatannya yang
dijelujur dan disimpulkan menjadi satu.
g.
Proses pembuatan kain sasirangan meliputi penyiapan
kain putih, membuat pola, menjahit jelujur, membersihkan kain, pewarnaan kain,
melepas jahitan jelujur, pengeringan dan penyetrikaan.
2.
Saran
Hendaknya sebagai warga Indonesia
khususnya warga Kalimantan Selatan kita selalu melestarikan kebudayaan daerah
khususnya kain sasirangan yang menjadi salah satu corak/ciri khas warga kalsel.
Serta hendaknya kita selalu menghargai para pengrajin dengan cara membeli kain
sasirangan asli buatan tangan (manual) bukan yang berasal dari teknologi mesin.
DAFTAR PUSTAKA
Efnarayi Siagian.
2015. http://pengetahuantekstilbusana.blogspot.co.id.
Diakses tanggal 07 September 2016 pukul 21.00 Wita
Anonim1. 2014. 9 Proses Pembuatan Kain Sasirangan. https://fitinline.com. Diakses tanggal 07 September 2016 pukul 21.00 Wita
Wikipedia. Pakaian. 2013. https://id.wikipedia.org. Diakses tanggal 07 September 2016 pukul 21.00 Wita
Anonim2. 2014. Kain Sasirangan: Sejarah, Arti dan
Motif. http://www.asikbelajar.com.
Diakses tanggal 09 September 2016 pukul 21.00 Wita
Langganan:
Postingan (Atom)


















