Kamis, 09 Mei 2019

Tips Sukses Khatam AlQuran 30 Juz Selama Satu Bulan




Terkait artikel terdahulu “Mendulang Ribuan Pahala Dengan Membaca Alquran”, kali ini penulis akan membagikan tips sukses khatam Alquran 30 juz selama satu bulan. Khatam Alquran  30 juz bukanlah hal yang mustahil dilakukan seorang diri, bahkan ada yang 5 kali khatam Alqur’an selama satu bulan, loh! Hebat, bukan?! Kalau orang lain saja bisa, mengapa kita tidak?!

Memang, sih, hal ini bukan perkara yang mudah bagi orang yang belum terbiasa membaca Alqur’an apalagi yang belum pernah sama sekali. 30 juz serasa hanya mampu dilakukan di dalam mimpi, padahal sebenarnya itu tidak, kalau mau berusaha.  Nah, untuk itulah penulis akan membagi tips sukses khatam Alqur’an 30 Juz selama satu bulan.

Hal yang harus dilakukan dan yang paling penting adalah niat. Niat menjadi unsur utama untuk mengerjakan segala sesuatu. Apabila niat tersebut kuat, maka sebesar apapun kendala yang dihadapi pasti akan dilakukan. Jadi di sini anda harus mempunyai niat yang kuat untuk khatam 30 Juz selama satu bulan. Apabila niat anda lemah, maka rasa malas lebih mudah menguasai. Untuk itu anda perlu menyakinkan dalam hati bahwa anda mampu mengkhatamkan Alquran selama satu bulan, khususnya di bulan ramadhan ini.

Kedua, mintalah keluarga, tetangga, teman terdekat ataupun orang yang spesial dalam hidup anda untuk terus mengingatkan dan memberikan semangat agar anda mampu mengkhatamkan Alquran 30 Juz selama satu bulan.

Ketiga, gunakan waktu luang anda untuk membaca Alquran di manapun dan kapan itu. Tentunya di waktu-waktu dan tempat yang memang diperbolehkan membaca Alquran.

Yang terakhir, anda harus punya target berapa lembar yang wajib anda baca setiap hari. Hal ini dimaksud agar membaca Alquran jauh lebih mudah dan ringan dari pada harus anda baca 30 juz dalam satu hari. Selain itu membaca Alquran setiap hari hingga satu bulan meskipun sedikit-sedikit, jauh lebih utama dibandingkan membaca 30 juz dalam sehari kemudian tidak dibaca lagi pada hari-hari berikutnya. Selain meringankan juga memiliki keutamaan yang lebih besar. Berikut salah satu contoh target membaca Alquran yang dapat anda terapkan.



Nah inilah tips yang dapat penulis bagikan. Semoga anda, khususnya penulis sendiri dapat mengerjakan dan mampu mengamalkannya. Selamat mencoba dan semoga sukses!


#Day(5)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah

Rabu, 08 Mei 2019

Mendulang Ribuan Pahala dengan Membaca Alquran di Bulan Ramadhan




Membaca Alquran tentunya sudah tidak asing lagi di bulan ramadhan. Hampir setiap masjid, musholla bahkan rumah-rumah penduduk terdengar bacaan Alquran. Dan ini tidak hanya dikerjakan oleh orang tua saja, tetapi anak kecil yang bahkan masih berumur 5 tahun pun nampak semangat membaca Alquran. Sungguh sayang apabila momen ini kita tinggalkan begitu saja, padahal di bulan ramadhan ini Allah lipat gandakan segala pahala dan kebaikan. Yang biasanya 1 kebaikan diganti dengan 10 kebaikan, sekarang Allah gandakan menjadi 100 kebaikan. Sungguh pemurahnya Allah kepada hamba-hambanya yang takwa.

Jadi? Apa masih ada alasan bagi kita untuk meninggalkannya? "Saya sibuk, tidak punya waktu" Mungkin ada yang beralasan demikian. Meskipun anda memiliki kesibukan yang sangat padat, hendaklah luangkan waktu ada sedikit untuk membaca Alquran. Apabila tidak mampu satu juz satu hari, maka cukup lah selembar sehari. Apabila masih tak mampu, maka cukup setengah lembar dan sekurang-kurangnya bacalah satu huruf, sebab membaca satu huruf diberikan Allah 10 kebaikan padanya. Bagaimana kalau satu lembar atau satu juz? Tentu tidak terhitung kebaikan yang diperoleh dengan membaca Alquran. Lantas apakah kita masih hendak meninggalkannya? Semua jawaban terletak dalam hati kita masing-masing. Mari semarakkan bulan ramadhan dengan membaca Alquran.

#Day(4)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah

Selasa, 07 Mei 2019

Si Jago Merah Kembali Beraksi



Hari ini, tepat pukul empat subuh, aku terbangun dari lelapnya dunia mimpi. Gaungan sirine saling bersahutan, membuat bola mataku terbelalak. Teriakan-teriakan membahana menyebut si jago merah yang sedang beraksi. Dengan panik aku meloncat dari tempat tidur, kemudian membuka jendela. Jantungku berdentum tiada henti. Ini bukan kali pertama dalam hidupku, mungkin telah puluhan kali aku mengalami hal serupa dengan jantung yang berdebar keras kala bunyi sirine mengaum, memecah gendang telinga.

Kini kupandangi langit kala itu. Tidak ada asap mengepul dan langit masih berwarna kelam, tidak ada tanda warna merah yang mendominasi. Aku menghela napas lega, setidaknya kebakaran kali ini tidak terlalu besar. Kebakaran sungguh tak bisa diterka. Dia bisa datang dari arah manapun dan menyebar sesuka hati apabila tidak sesegera mungkin ditangani.

Banyak hal yang menyebabkan si jago merah beraksi, salah satunya arus pendek yang menimbulkan percikan bunga api. Siapapun tentu tak ingin mengalami musibah di bulan ramadhan yang sekiranya dapat menghambat ibadah di bulan penuh keberkahan.
Demi menjaga keamanan selama bulan ramadhan, aku berusaha menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan terjadinya bahaya kebakaran, seperti mematikan aliran listrik yang tidak terpakai, mengkroscek kompor seusai memasak, tidak membakar sampah sembarangan dan meninggalkanya serta tidak menyalakan petasan kecuali di ruang terbuka yang jauh dari pemukiman. Mungkin itu hanya sebagian kecil hal yang dapat kulakukan untuk menghindari si jago merah beraksi, selebihnya kehati-hatian lah yang perlu dilakukan agar tidak terjadi musibah.

#Day(3)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah

Senin, 06 Mei 2019

Hindari 8 Hal yang dapat Membatalkan Puasa Anda


Hindari  8 Hal yang dapat Membatalkan Puasa Anda.

Sebagai Umat muslim tentu kita tidak asing lagi dengan puasa, baik puasa wajib di bulan ramadhan maupun puasa sunah di bulan-bulan lainnya. Beberapa pakar agama telah mengemukakan pengertian puasa di dalam kitab-kitab yang mereka karang. Secara garis besar puasa adalah suatu amal ibadah yang dikerjakan seorang muslim dalam rangka menahan diri dari hawa nafsu serta segala perbuatan yang dapat membatalkannya mulai terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari yang disertai dengan niat, rukun dan syarat tertentu.

Terkadang kita sering lupa, bahkan tidak mengetahui perbuatan atau tindakan yang dapat membatalkan puasa. Ada 8 hal yang dapat membatalkan puasa yaitu :
1 ) Murtad (keluar dari agama Islam).
Orang yang keluar dari agama islam di saat sedang berpuasa, maka puasanya batal dan tidak sah, terkecuali dia kembali memeluk agama islam. Puasa yang ditinggalkannya wajib dibayar apabila merupakan puasa wajib di bulan ramadhan.

2) Hilang akal (gila).
Orang yang hilang akal atau tiba-tiba menjadi gila di saat sedang berpuasa, maka puasa orang tersebut batal. Misalnya seperti orang yang pingsan karena kelelahan, maka puasanya dianggap batal dan wajib dibayar apabila puasa wajib di bulan ramadhan.

3) Haid dan Nifas.
Seorang wanita yang haid atau nifas tidak diwajibkan untuk berpuasa. Namun diwajibkan membayarnya dikemudian hari apabila puasa tersebut adalah puasa wajib di bulan ramadhan.

4) Makan dan Minum secara bersengaja.
Makan dan minum secara bersengaja sudah tentu membatalkan puasa. Terkadang kita hanya terfokus pada makan dan minum seperti kebiasaan sehari-hari, namun tanpa kita sadari sisa-sisa makanan yang menyelip di gigi yang kemudian tertelan juga dihukumkan makan dan minum dan hal tersebut dapat membatalkan puasa. Untuk itu sesudah santap sahur sangat dianjurkan untuk bersikat gigi atau bersiwak dengan harapan tidak ada sisa-sisa makanan yang terselip hingga dapat membatalkan puasa.

5) Bersetubuh (melakukan hubungan suami istri)
Berjimak atau bersetubuh dapat membatalkan puasa, meski pun bersetubuh dengan suami istri pasangan halal, namun tetap saja membatalkan puasa dan wajib membayar kafarat yaitu dengan puasa 2 bulan berturut-turut tanpa jeda atau memberi makan fakir miskin.

6) Muntah bersengaja
Misalnya orang yang ingin mempertahankan bentuk tubuhnya biasanya seusai makan dia akan memasukkan jarinya ke dalam rongga mulut hingga memuntahkan makanan yang dia konsumsi dan hal itu dapat membatalkan puasa. Lantas bagaimana dengan muntahnya ibu hamil atau orang yang mabuk selama perjalanan? Batal! Apabila muntahan itu tertelan dan masuk ke dalam rongga mulut. Selama tidak masuk ke dalam rongga mulut, maka tidak membatalkan.

7) Keluar air mani
Menurut kitab Matan Sittin atau Syarah Sittin Mas'alah karangan syekh Ahmad Al-mihi Asy Syibini, mengeluarkan air mani dengan sebab bersenang-senang seperti memegang paha atau berciuman dapat membatalkan puasa. Selain itu menyentuh kemaluan baik dengan diri sendiri maupun orang lain yang halal maupun tidak halal tetap membatalkan puasa dan haram dilakukan kecuali bagi suami istri yang sah selepas berbuka puasa.

8) Memasukkan suatu benda ke dalam rongga yang terbuka.
Dalam tubuh manusia ada beberapa rongga yang terbuka diantaranya rongga mulut, hidung, telinga, dubur dan qubul. Apabila seseorang yang berpuasa memasukkan sesuatu ke dalam salah satu lubang tersebut, maka batal puasanya seperti mengorek kuping hingga masuk ke dalam rongga terdalam atau memasukkan air ke hidung saat berwudhu hingga mencapai rongga terdalam, apabila masih di bagian luar, maka tidak batal puasanya.

Nah, sedikit pemaparan dari penulis mengenai hal yang dapat membatalkan puasa. Mari jaga puasa Anda dengan menghindari hal tersebut di atas. Adapun kekurangan maupun saran bagi artikel ini, bisa langsung hubungi penulis untuk perbaikan ke depannya.

Semangat berpuasa!

#Day(2)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah

Sabtu, 04 Mei 2019

Menyambut Ramadhan dengan Surah Al-Fath

Selamat Datang Bulan Ramadhan





Bulan Ramadhan tentu sudah tidak asing lagi bagi kaum muslimin di seluruh dunia, khususnya negara Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama islam. Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah dan keampunan, yang mana pada bulan ini seluruh umat islam berbondong-bondong menghidupkannya dengan beramal ibadah. Segala macam amal ibadah dilakukan oleh kaum muslim dalam rangka menghidupkannya, dimulai dari sholat tarawih berjamaah, tadarus Al-Qur'an, sholat tahajud, bersantap sahur serta amal-amal ibadah yang mendatangkan pahala dan keridhoan Allah SWT kepada seluruh umat islam.

Alangkah meruginya diri ini apabila melewatkan bulan yang teramat istimewa, yang membawa keberkahan. Pada bulan ini pula segala macam kebaikan akan dibalas oleh Allah SWT berlipat-lipat ganda dari pada bulan-bulan lainnya. Betapa mulianya bulan Ramadhan dan orang-orang yang menghidupkannya siang dan malam.

Menurut Kitab Senjata Mukmin karangan Almarhum K.H Husin Qadri Martapura, salah satu amalan yang sangat bagus dikerjakan pada malam permulaan bulan Ramadhan adalah membaca Surah Al-Fath sebanyak 3 kali selepas sholat magrib. Barang siapa yang mengerjakannya, Insya Allah dirinya akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala mara bahaya dan musibah selama 1 tahun penuh hingga kembali ia bertemu dengan bulan Ramadhan pada tahun yang akan datang. Selain itu Allah SWT juga akan meluaskan rezekinya yang tidak disangka-sangka dari mana datangnya. Entah melalui orangtua, tetangga, saudara, kerabat ataupun kawan selama 1 tahun penuh.
Nah, dengan fadilat sebanyak itu, apakah kita masih malas mengerjakannya untuk menyambut awal bulan Ramadhan? Tentu tidak, bukan? Mari kita perbanyak amal ibadah selama 1 bulan penuh, tentunya dengan niat untuk mengharapkan keridhoan Allah SWT.


#bianglalahijrah
#onedayonepost30hrdc
#writingchallenge30hrdc
#30hariramadhandalamcerita